Starry Sun
Tampilkan postingan dengan label writing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label writing. Tampilkan semua postingan

Jumat, 15 April 2016

#AprilNulis Hujan Kata-Kata Mampiri Kami

"Makanya jadi cewek tuh yang bener-bener kayak cewek, begok sih!," ujarnya sambil menunjuk-nunjukku.
"Kamu yang bodoh!," teriakku berani.
"Kamu yang begok! Dasar cewek nggak tau diuntung! Nggak pernah bener kalo berbuat! Masih mending masih ada yang mau. Kamu pikir aku bahagia sama kamu hah? Pikir pake otak!," teriakmu lebih dahsyat lagi. Kemudian pergi. Begitu saja. Meninggalkanku.

Selasa, 27 Januari 2015

teruntuk calon ayah dari anak-anakku

Untukmu, seseorang yang ntah berada dimana
Hai, apa kabar? Aneh ya tiba-tiba bertanya kabar padahal kita mungkin bahkan belum pernah bertemu sebelumnya

Eh, atau mungkin saja kamu adalah orang yang pernah ku temui di halte saat aku menunggu bis atau trans musi ketika hendak pergi kuliah ke Indralaya. Atau kita mungkin pernah bertemu di pasar saat mamaku meminta untuk ditemani belanja dan ternyata kamu sedang mengantar ibumu kesana. Atau mungkin juga kita pernah bertemu saat sedang makan siang di salah satu restoran di mall. Siapa tahu? Bahkan mungkin kamu adalah orang yang pernah satu kelas denganku ketika masih duduk di bangku sekolah. Yah, siapa yang tahu kan?

Sabtu, 24 Januari 2015

Ratapan kasih untuk Tuhanku

Oh Tuhan, terlampau jauhkah aku
Hingga Kau enggan mendengar rasaku?

Aku berteman dengan ketidakpuasan
Dengan sebuah asa yang hanya menuntut lebih
Dibalik semua keterbelakanganku
Dan keluhan yang selalu membentengiku, darimu
Alam resah gelisah yang menyelubungi
Membuat gigil ini menjadi-jadi
Lalu dimana letak keabadian yang aku cari?

Jumat, 20 Juni 2014

pahit dalam manis (4)

 ps : ini adalah cerita bersambung yang dibuat dalam 4 post. biar lebih asik bacanya, yok baca sebelumnya di
pahit dalam manis 1 > http://ladycharindaa.blogspot.com/2014/06/pahit-dalam-manis-1.html
pahit dalam manis 2 > http://ladycharindaa.blogspot.com/2014/06/pahit-dalam-manis-2.html
pahit dalam manis 3 > http://ladycharindaa.blogspot.com/2014/06/pahit-dalam-manis-3.html
selamat membaca :)

Dia pergi masih dalam keadaan mencintaiku. Pun denganku, aku mampu membawakan bulan dengan cintaku yang amat besar padanya. Dia pergi setelah membawakan camilan kesukaanku, setelah kami bercengkerama memberitahu bahwa betapa jantung ini tidak berhenti berdetak sangat kencang pra acara sakral yang akan kami temui 3 hari lagi. Padahal aku sudah melarangnya singgah ke ruang tamuku, namun ia bicara perihal rindu yang tak terbendung. Jadilah kami meradu rindu untuk sesaat hanya untuk sekedar melumat lelucon dan tawa masing-masing.

Sabtu, 14 Juni 2014

Pahit dalam manis (2)

ps : ini adalah cerita bersambung yang dibuat dalam 4 posting. biar lebih asik yok baca posting sebelumnya di pahit dalam manis 1 > http://ladycharindaa.blogspot.com/2014/06/pahit-dalam-manis-1.html
selamat membaca :)

Ya, kamu datang membawa pengharapan. Membenamkan aku dalam cinta yang segar. Aku kembali menghirup dunia dan menggenggam harapan. Bersamamu kamu genggam erat tangan ini tanpa hendak longgar sedikitpun. Aku terpanah, terpaku akan dunia yang kamu buat. Aku terperanjat dan masuk terjebak.

Minggu, 08 Juni 2014

Pahit dalam manis (1)

Dalam resah gelisah yang menyelubungi, ku tutup pintu hati rapat-rapat. Dalam gelap yang tak tertembus cahaya terdengarlah auman rintihan yang mengisak. Mengiris dan menyayat hati bagai belati yang pelan-pelan mengkhunus. Amat perih.
Percikan derasnya hujan yang turun dalam mendung yang sangat gelap. Menggetarkan aku yang menggigil dalam badai ketakutan yang ku ciptakan sendiri. Tiada yang sanggup menolong, petirnya ku buat menyambar-nyambar. Menggenang hingga banjir hampir memusnahkan aku yang tak beranjak.

Selasa, 27 Mei 2014

temui aku dalam mimpi

sayang, aku sedang merindukanmu. dengan sangat tentunya
bagaimana di surga? apakah disana pernah gelap? aku tahu benar bahwa kamu takut akan kegelapan. ingat kan aku pernah mengolok-olokmu karena memelukku secepat kilat-ketika kita sedang meradu rindu di ruang tamu rumahku sambil menyesap manis perasaan masing-masing-lampu padam menyisakan cahaya bulan yang menyusup dari jendela yang tirainya kita buka.

Kamis, 03 Oktober 2013

#MimpiKawancut : Jadi Orang Sibuk Itu Sebenernya Asyik

hai semua pembaca setia blog gue yang galau banget ini. biasanya kan gue nulis sajak patah hati tuh ya nah kali ini berhubung udah lama banget sampe 3 bulan nggak nulis gegara gue sibuk, udah jadi blogger yang nggak patut dicontoh nih zzz gue mau ngasih tau kegiatan-kegiatan yang gue lakuin sampa-sampe gue sibuk pake banget. udah nggak sempet nulis sama ngetwit aja udah kurang waktu #apeu.

Senin, 01 Oktober 2012

tangis terakhir

"aku benar-benar melihatnya. bersama wanita lain dan dia bergandengan dengan mesra," kata Susi. satu laporan lagi masuk hari ini. setidaknya sudah 3 orang yang melapor bahwa melihat kekasihku sedang berada di bioskop hari ini. padahal dia biilang sedang sibuk dan menolak ajakanku pergi.
"benarkah?," tanyaku pura-pura tertarik.
"kamu sudah tau ya?," pertanyaan itu membuatku menaikkan alis sebelah kiri.
"sesungguhnya, kamu orang ketiga yang memberikan info ini."
Susi mengambil hp nya dan mengutak-atik sepersekian detik. kemudian memberikannya padaku. aku bingung, ku lihat layar hp nya. ada pacarku disana sedang duduk berdua bersama seorang wanita berpakaian merah dengan rok pendeknya. memang tidak terlalu jelas, tapi aku tau itu kekasihku. aku menunduk, tanganku lemas dan menjatuhkan hp milik Susi.
air mataku mulai merebak, leleh. harusnya aku tidak usah menangis. karena sudah cukup banyak airmata yang telah aku relakan untuknya.
susi menepuk pelan bahuku dan mengelusnya. "menangislah jika menurutmu membuat baik."
debit airmataku menambah. aku janji ini akan jadi tangisan terakhir hari ini, bahkan terakhir untuknya.
aku mengusap airmata kemudian mengetik hp ku.
send to : love
kita putus, aku akan menemukan orang yang lebih darimu


-----------***-----------

kata kunci : cerpen tentang cinta, cerpen tentang kehilangan seseorang, cerpen tentang pengkhianatan

mantan terindah

"Kamu jahat Roy", ucapnya padaku. seketika air matanya berhenti di dagu. aku dan Rita baru saja memutuskan tali cinta kami secara paksa, karena keadaan. sulit sekali untuk dijelaskan.
aku rasa kami sedang bersama-sama menata hati kembali sebelum benar-benar akan dihuni lagi oleh orang lain. tapi dia ingin aku masuk kembali merajut benang-benang cinta yang telah sobek, sebelum benar-benar terkubur di palung hati dan tidak ada kesempatan lagi.
"Kenapa?," tanyaku bingung.
"Kamu meninggalkanku. rasanya benar-benar sakit, kamu tau?"
"Kamu lupa? bukannya kamu yang telah meninggalkan aku?." Rta terdiam, namun airmatanya makin deras. "Kamu mantan terbak bagiku, percayalah." aku berusaha meyakinkannya bahwa ia adalah orang yang benar-benar aku cintai. dulu.
sebelum kita sama-sama merenggangkan hubungan. sebelum kita sama-sama menjauhkan diri. sebelum kita sama-sama menutup hati, sebelum kita sama-sama berdiam diri, sebelum kita sama-sama sepakat untuk benar-benar berpisah. semua berubah, itu pasti karena waktu.
sekarang dia menginginkan aku kembali. tapi kamu, adalah bagian dari puing-puing kenangan yang aku simpan. tidak ingin aku perbaiki dan kembali menjadi satu, karena aku hanya ingin menikmati potongan-potongannya saja. terima kasih karena sudah mengisi hari-hari indahku selama kita bersama. terima kasih telah mengajarkan aku betapa indahnya memiliki seseorang. terimakasih karena sudah pernah menjadi bagian dari hidupku.

#FF2in1 @nulisbuku

-----------***----------

kata kunci : cerpen tentang cinta,  cerpen tentang masalalu, cerpen tentang kehilangan seseorang

Jumat, 28 September 2012

ternyata..

dengan sisa-sisa bulir air mata yang sudah tidak lagi menetes, mataku terpejam dengan sedikit sesak pada setiap tarikan nafasnya karena seperti ada yang mengganjal di dadaku. aku berusaha untuk tidur dan berharap tidak ada hari esok yang harus aku lalui.
sampai sekarang, aku tidak pernah berhenti berpikir bagaimana bisa ini semua terjadi. padahal aku merasa hidupku sangat sempurna dengan orang-orang tersayang di sekitarku.
sampai pada akhirnya seminggu yang lalu, ada seorang wanita muda yang sepertinya tidak terlalu tua dariku, mengaku menjadi orang ketiga dari suatu kisah percintaan yang sempurna di mataku. sekejap saja jantungku berhenti sepersekian detik, berusaha mensugesti bahwa aku sedang tidur sekarang dan bermimpi buruk.
besok, ada peristiwa yang harus aku ikuti tanpa bisa aku lewatkan, jadi aku harus terlelap untuk menatap lekat orang yang telah menarik ayahku keluar dari lingkaran keluarga bahagia kami di sidang perceraian kedua orangtuaku esok pagi.

lomba @nulisbuku dengan tema mendua

Sabtu, 08 September 2012

surat dari kekasih

butiran salju bertebaran turun dari langit. ku eratkan lagi mantel berbulu yang melekat di tubuhku. perlahan merembes sedikit demi sedikit air keluar dari sela-sela rambut di mataku. menganaksungai di pipi, berhenti di dagu, kemudian jatuh ke sebuah kertas yang berada di atas meja belajarku. sebuah surat dari tanah kelahiranku, Indonesia. surat dari mantan kekasih yang pernah ku cintai. surat itu berisikan tulisan tangannya yang bertinta hitam dan bercak-bercak airmata yang mengering. tulisan-tulisan itu merangkaikan sebuah permintaan maaf atas segala perbuatannya yang telah mengkhianatiku.
hembusan nafas yang berasap, menemani tangisku. sakitnya terkhianati masih terasa memelukku. pelan-pelan ku tarik surat itu dari meja. ku remas, kemudian ku buka jendela kamarku. tanganku keluar dari jendela dengan remasan surat itu. hembusan angin dingin sangat terasa di kulitku, seperti hatiku sekarang. ku buka tanganku dan lepaslah surat itu. meluncur me tumpukan salju kemudian sedikit demi sedikit ditimpa dinginnya salju.-
-
--------***----------

kata kunci : cerpen tentang cinta, cerpen tentang kerinduan

Kamis, 06 September 2012

tidak akan ada kita lagi

gemericik air hujan membasahi pilar-pilar kokoh rumahku. beberapa bagian kecilnya masuk ke teras, tempat aku berada bersama dia. iya, dia yang pernah singgah di hidupku. hari ini, sore ini, detik ini, ia berada tepat di depan mataku. setelah hampir 1 bulan kami tidak bersama-sama, dan tepat juga dia berpisah bersama kekasih terdahulunya. alasan mengapa kami tidak lagi menjadi 'kita'.

Kamis, 08 Maret 2012

sinopsis cavella vega


Kamu tahu rasanya jadi seorang putri yang dipuja-puja?
Kamu tahu rasanya jadi wanita paling bahagia?
Kamu tahu rasanya punya sahabat yang sangat lekat?
Kamu tahu rasanya punya secret amirer yang membuat pipi bersemburat merah?
Kamu tahu rasanya punya kehidupan yang sempurna?
Aku tahu semuanya, mari aku ajarkan menjadi sosokku yang sangat dieluh-eluhkan.
Tapi...
Kamu tahu rasanya hidup jungkir balik?
Kamu tahu rasanya menemukan bahwa orang-orang di sekitarmu penuh dengan kepalsuan?
Kamu tahu rasanya hidup diluar pikiran akal sehatmu?
Kamu tahu rasanya menikmati kenyataan pahit yang bertubi-tubi menghantammu di saat kamu sedang lemah?
Aku rasa kamu tidak tahu rasanya, dan aku yakin kamu tidak akan pernah mau tahu.
Aku telah sekuat tenaga berdiri menantang takdir, namun tetap saja ada yang menjatuhkanku.
Aku kehilangan arah dan berpikir tuk sembunyi.
Namaku Cavella Vega dan aku harap kalian salah satu dari bintang yang aku tunggu.

Minggu, 04 Maret 2012

puisi? aku menyebutnya tulisan

beberapa hari yang lalu aku bbm-an sama keken. selama bbm-an ujung-ujungnya kita saut-sautan puisi. berawal dari kata *lambai-lambai ke kamera* kemudian berlanjut seperti ini...

Sabtu, 28 Januari 2012

ketika move on dipertanyakan (?)


siapa bilang aku gak bisa move on? Aku cuma gak bisa mengusir jejaknya saja.
oke, apa itu move on? Sejenis kata kerja yang identik dengan galau dan mantan. Gitu ya? Aku gak kenal kata-kata itu. oke, oke, aku bohong. Selama ini aku berkutat dengan kata keramat itu.

Jumat, 02 Desember 2011

surat cinta untuk mama



Dear mama
I just wannnz say i love you. Mungkin itu sebuah kalimat yang sangat sederhana, tapi sarat akan makna. Bahkan kata yang paling tinggi pun tidak dapat mewakili perasaan sayangku pada mama. Betapa aku ingin tahunya mama bahwa aku sangat sangat menyayangimu.

Masih segar di pikiranku bagaimana saat aku masih kecil dulu, mama sering mengajakku bermain memegang kedua tanganku erat dan memutar-mutarkan badan dengan cepat hingga tubuh kecilku melayang sambil tertawa riang.

Kamis, 20 Oktober 2011

rinduku padam


                Malam ini seperti biasa aku membuka lebar-lebar jendela kamarku yang terletak di lantai 2. Aku duduk di jendela dan menatap langit. Menerawang keluar mencari-cari sosok kerlap-kerlip yang menghiasi langit malam. Ternyata langit sedang tidak berpihak padaku. Gelap. Langit sedang kelabu, sekelabu hatiku.
                Jam sudah menunjukkan pukul 8 malam. Hp ku berdering tanda panggilan masuk.
                “Halo?,” jawabku.
                “Halo sayang, maaf udah bikin kamu nunggu lama ya. Tadi di panggil sama senior dulu,” jawabnya dari seberang.
                “Iya, nggak apa-apa. Gimana seminggu ini? Ada kegiatan apa aja?,” tanyaku antusias. Aku benar-benar rindu dengan kekasihku.

romantisme semalam


Jam 7 malam, kekasihku Rio menjemputku dengan taksi untuk mengajak makan malam. Hari ini anniversary kami yang ke 3 tahun. Tidak terasa sudah begitu lama aku menjalin kasih dengannya. Banyak cerita suka duka, haru biru menjadi satu. Dia kuliah di luar kota, jadi kami menjalin kasih dipisahkan oleh jarak. Siang tadi dia baru pulang ke kota ini, setelah 6 bulan tidak bertemu.
            Setelah 20 menit berbincang-bincang di perjalanan, akhirnya kami sampai juga di sebuah kafe yang tidak pernah aku kunjungi. Kafenya ramai dipenuhi anak-anak muda seperti kami. Saat melewati pintu masuk, mulai terdengar suara lagu mengalun lembut dari band kafe itu sendiri. Aku menikmati setiap alunan lembut lagu itu. 


cintaku terpendamkan


            Seperti biasa sepulang kerja aku pergi ke rumah sakit untuk menjaga sahabatku Adit. Sudah 3 bulan ini dia masuk rumah sakit dan divonis menderita kanker otak stadium 3. Dan yang lebih mengejutkan lagi, dia menyembunyikan sakit ini pada keluarganya. Ia tidak mau keluarganya tau dan panik. Hingga pada suatu ketika ia terjatuh dari kamar mandi dan masuk rumah sakit. Setelah di cek ternyata Adit mengidap penyakit mematikan itu. Keluarganya shock dan terpukul.