Starry Sun

Senin, 01 Oktober 2012

tangis terakhir

"aku benar-benar melihatnya. bersama wanita lain dan dia bergandengan dengan mesra," kata Susi. satu laporan lagi masuk hari ini. setidaknya sudah 3 orang yang melapor bahwa melihat kekasihku sedang berada di bioskop hari ini. padahal dia biilang sedang sibuk dan menolak ajakanku pergi.
"benarkah?," tanyaku pura-pura tertarik.
"kamu sudah tau ya?," pertanyaan itu membuatku menaikkan alis sebelah kiri.
"sesungguhnya, kamu orang ketiga yang memberikan info ini."
Susi mengambil hp nya dan mengutak-atik sepersekian detik. kemudian memberikannya padaku. aku bingung, ku lihat layar hp nya. ada pacarku disana sedang duduk berdua bersama seorang wanita berpakaian merah dengan rok pendeknya. memang tidak terlalu jelas, tapi aku tau itu kekasihku. aku menunduk, tanganku lemas dan menjatuhkan hp milik Susi.
air mataku mulai merebak, leleh. harusnya aku tidak usah menangis. karena sudah cukup banyak airmata yang telah aku relakan untuknya.
susi menepuk pelan bahuku dan mengelusnya. "menangislah jika menurutmu membuat baik."
debit airmataku menambah. aku janji ini akan jadi tangisan terakhir hari ini, bahkan terakhir untuknya.
aku mengusap airmata kemudian mengetik hp ku.
send to : love
kita putus, aku akan menemukan orang yang lebih darimu


-----------***-----------

kata kunci : cerpen tentang cinta, cerpen tentang kehilangan seseorang, cerpen tentang pengkhianatan

7 komentar:

  1. Wew, jadi serasa baca novel... :)

    BalasHapus
  2. hmm ..
    bagus ...
    penulisannya juga rapi ..
    ini yang jarang diperhaikan sama blogger lain :))

    BalasHapus
  3. Kisah nyata? Nyelekit ceritannya huhu :')

    BalasHapus
  4. nggak, fiksi aja. buat lomba :)

    BalasHapus
  5. Posting yang menarik gan
    Makasih atas infonya.
    Kunjungi juga blog saya

    Ponsel Update >> eboklik.blogspot.com
    Biodata dan foto artis >> selatberita.blogspot.com

    BalasHapus

penulis sangat membutuhkan kritik, saran serta semangat :)