Starry Sun

Rabu, 29 Juli 2015

dua setengah tahun setelah kepergianmu

Ini adalah cerita bersambung. Baca sebelumnya disini yuk dua tahun setelah kepergianmu

----------***----------

Lama. Sangat lama sudah. Itu saja yang bisa aku utarakan. Perihal kisah tanpamu yang bertahun-tahun ku jalani. Mungkin ini akan terdengar bodoh dan berlebihan menurutmu. Tetapi percayalah bahwa selama dua setengah tahun ini, kamu masih ada di pikiranku. Walau memang tak sebanyak dulu.

Obat sakit hati yang paling ampuh itu waktu bukan? Waktu sudah menepati janjinya untuk mengobati robekan yang tercipta. Walau menempuh proses yang sangat lama dan tak mudah. Bayangmu tak selalu menghantui pikiranku lagi. Bayanganmu tak lewat sesering dulu lagi. Meski aku kecolongan bayangan sesekali.



Laki-laki yang dulu pernah ku ceritakan ingat? Setengah tahun yang lalu. Ternyata ia memang dapat menarik hati dan pikiranku, tuan. Sedikit mengalihkan pikiranku darimu yang benar-benar sangat mengganggu itu. Dia berbeda denganmu. Sangat penyabar untuk meluluhkan hatiku. Perlahan-lahan. Dan hasilnya dia berhasil masuk ke dalam hidupku.

Belum lama ia mendapatkan tempat, walau hanya sedikit dan sempit. Karena sudah habis diisi olehmu. Oleh lelaki yang tlah menghabiskan waktuku dengan percuma. Sia-sia. Padahal tlah ku pertaruhkan semua waktuku untuk memikirkannya. Bodoh.

Tuan, kali ini tak banyak yang dapat aku sampaikan dalam surat ini. Setahuku, pula tak banyak yang dapat ku tulis lagi perihalmu. Mungkin saja ini akan menjadi surat terakhir dan kisah mengambang tentang patah hatiku akanmu. Atau mungkin di surat-surat selanjutnya akan ku ceritakan perihal lelaki itu. Untukmu.

Penasaran bagaimana kelanjutannya? Yuk baca selanjutnya disini bertahun-tahun setelah kepergianmu

----------***----------

 Kata kunci : sajak bersambung, cerita bersambung, kehilangan seseorang bertahun-tahun, cerita patah hati, puisi patah hati, cerita tentang kehilangan, susah move on.

4 komentar:

  1. sangat menarik,. semangat menulis mbak.. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih dukungannya mbak kurniati :)

      Hapus
  2. Kayak sinetron ada bersambungnya, lebih baik jika templatenya lebih rapi dan ada recent dan popular postnya di sidebar samping, mau baca dari pertamnay juga g ketmu linknya dimana... hehe related postny juga perlu

    BalasHapus
    Balasan
    1. terima kasih kritiknya nanti diperbaiki untuk cerita bersambung berikutnya :)

      Hapus

penulis sangat membutuhkan kritik, saran serta semangat :)