Starry Sun

Senin, 26 November 2012

tell her, i never love you

kembang-kembang bermekaran di hati sekarang sudah mulai layu. tidak ada kehangatan yang melindungi. kupu-kupu yang dulu bebas beterbangan di perut, sekarang sudah mulai lelah. dan dengungan kebahagiaan di pikiran sekarang sudah mulai berbisik-bisik

dulu, kamu adalah tokoh utama yang berada dalam cerita abu-abu episode baruku. lembaran kertas putih bersih, yang mulai kau coret bersama kisah beberapa bulan silam dengan tinta warna-warni berkeliaran menghiasi latar abu-abu kita.

Minggu, 18 November 2012

dia datang lagi

mengapa tuhan mengirimkannya kembali pada raga yang berbeda?
untuk pertama kalinya, aku ingin mataku dibutakan agar aku tidak bisa melihat perbedaannya
tapi aku takut, kembali pada masa lalu, bernaung pada keindahan itu
aku takut, takut luka itu terobek lagi
aku ingin menghindar, tapi aku rindu
aku tak bisa membendungnya
aku tak mengerti, aku tak pandai. aku tak pandai menutupi, aku takut
takut bayang-bayangnya selalu mengikutiku tanpa henti
taku tak bisa menolaknya, aku butuh dia. dia yang kembali dalam raga yang berbeda. aku butuh jiwanya, aku butuh
aku butuh sosok damainya dalam ketenangan
tapi aku benci, dia membawaku pada laluku yang perlahan dapat membunuhku, membunuh jiwaku. aku benci itu
aku benci kenyataan bahwa dia tak lagi hadir untukku
aku benci keadaan ini, aku benci dia kembali dalam raga yang berbeda. yang tak mengerti apa-apa
aku tak pandai membaca air mukanya, aku tak pandai mengartikan tatap matanya
tapi aku benci mendapatkan semua perhatian yang membuatku suka
aku bingung, bukan dengannya. tapi hatiku. apa yang aku rasakan ini?

Rabu, 10 Oktober 2012

menikmati kenangan pahit

kita sedang sama-sama membenahi hati, mencari apa saja yang sudah porak-poranda dan perlu ditata lagi. kita sedang sama-sama menyiapkan ruang di pikiran untuk mensugesti bahwa semuanya sudah kembali. seperti semula. dan kita juga sedang membiasakan diri menyebut satu sama lain sebagai kenangan.

Senin, 01 Oktober 2012

tangis terakhir

"aku benar-benar melihatnya. bersama wanita lain dan dia bergandengan dengan mesra," kata Susi. satu laporan lagi masuk hari ini. setidaknya sudah 3 orang yang melapor bahwa melihat kekasihku sedang berada di bioskop hari ini. padahal dia biilang sedang sibuk dan menolak ajakanku pergi.
"benarkah?," tanyaku pura-pura tertarik.
"kamu sudah tau ya?," pertanyaan itu membuatku menaikkan alis sebelah kiri.
"sesungguhnya, kamu orang ketiga yang memberikan info ini."
Susi mengambil hp nya dan mengutak-atik sepersekian detik. kemudian memberikannya padaku. aku bingung, ku lihat layar hp nya. ada pacarku disana sedang duduk berdua bersama seorang wanita berpakaian merah dengan rok pendeknya. memang tidak terlalu jelas, tapi aku tau itu kekasihku. aku menunduk, tanganku lemas dan menjatuhkan hp milik Susi.
air mataku mulai merebak, leleh. harusnya aku tidak usah menangis. karena sudah cukup banyak airmata yang telah aku relakan untuknya.
susi menepuk pelan bahuku dan mengelusnya. "menangislah jika menurutmu membuat baik."
debit airmataku menambah. aku janji ini akan jadi tangisan terakhir hari ini, bahkan terakhir untuknya.
aku mengusap airmata kemudian mengetik hp ku.
send to : love
kita putus, aku akan menemukan orang yang lebih darimu


-----------***-----------

kata kunci : cerpen tentang cinta, cerpen tentang kehilangan seseorang, cerpen tentang pengkhianatan

mantan terindah

"Kamu jahat Roy", ucapnya padaku. seketika air matanya berhenti di dagu. aku dan Rita baru saja memutuskan tali cinta kami secara paksa, karena keadaan. sulit sekali untuk dijelaskan.
aku rasa kami sedang bersama-sama menata hati kembali sebelum benar-benar akan dihuni lagi oleh orang lain. tapi dia ingin aku masuk kembali merajut benang-benang cinta yang telah sobek, sebelum benar-benar terkubur di palung hati dan tidak ada kesempatan lagi.
"Kenapa?," tanyaku bingung.
"Kamu meninggalkanku. rasanya benar-benar sakit, kamu tau?"
"Kamu lupa? bukannya kamu yang telah meninggalkan aku?." Rta terdiam, namun airmatanya makin deras. "Kamu mantan terbak bagiku, percayalah." aku berusaha meyakinkannya bahwa ia adalah orang yang benar-benar aku cintai. dulu.
sebelum kita sama-sama merenggangkan hubungan. sebelum kita sama-sama menjauhkan diri. sebelum kita sama-sama menutup hati, sebelum kita sama-sama berdiam diri, sebelum kita sama-sama sepakat untuk benar-benar berpisah. semua berubah, itu pasti karena waktu.
sekarang dia menginginkan aku kembali. tapi kamu, adalah bagian dari puing-puing kenangan yang aku simpan. tidak ingin aku perbaiki dan kembali menjadi satu, karena aku hanya ingin menikmati potongan-potongannya saja. terima kasih karena sudah mengisi hari-hari indahku selama kita bersama. terima kasih telah mengajarkan aku betapa indahnya memiliki seseorang. terimakasih karena sudah pernah menjadi bagian dari hidupku.

#FF2in1 @nulisbuku

-----------***----------

kata kunci : cerpen tentang cinta,  cerpen tentang masalalu, cerpen tentang kehilangan seseorang

Minggu, 30 September 2012

when September end

hollaaaaa. udah lama gak cerita di blog ini tentang hidup sendiri. biasanya post blog tentang tulisan hehe. udah di penghujung september nih gak kerasa. bulan yang sering masuk di dalam lagu dan dibilang bulan yang ceria. menurut aku sendiri, september adalah bulan yang berkesan. kenapa? karena aku dilahirkan di bulan iniiiiiiiiiiiii :D

Jumat, 28 September 2012

ternyata..

dengan sisa-sisa bulir air mata yang sudah tidak lagi menetes, mataku terpejam dengan sedikit sesak pada setiap tarikan nafasnya karena seperti ada yang mengganjal di dadaku. aku berusaha untuk tidur dan berharap tidak ada hari esok yang harus aku lalui.
sampai sekarang, aku tidak pernah berhenti berpikir bagaimana bisa ini semua terjadi. padahal aku merasa hidupku sangat sempurna dengan orang-orang tersayang di sekitarku.
sampai pada akhirnya seminggu yang lalu, ada seorang wanita muda yang sepertinya tidak terlalu tua dariku, mengaku menjadi orang ketiga dari suatu kisah percintaan yang sempurna di mataku. sekejap saja jantungku berhenti sepersekian detik, berusaha mensugesti bahwa aku sedang tidur sekarang dan bermimpi buruk.
besok, ada peristiwa yang harus aku ikuti tanpa bisa aku lewatkan, jadi aku harus terlelap untuk menatap lekat orang yang telah menarik ayahku keluar dari lingkaran keluarga bahagia kami di sidang perceraian kedua orangtuaku esok pagi.

lomba @nulisbuku dengan tema mendua