Starry Sun

Kamis, 21 Mei 2015

satu setengah tahun setelah kepergianmu

Ini adalah cerita bersambung loh. Yuk baca sebelumnya disini satu tahun setelah kepergianmu

Tuan, aku rindu. Itu saja.
Sudah satu setengah tahun lamanya kita tidak bertegur sapa. Dan aku tak menemukanmu dimana-mana. Sebenarnya aku tak pernah ingin berkata ini, namun ternyata merindukanmu adalah hal paling memilukan yang pernah ku tempuh jalannya.
 

Setengah tahun yang lalu, aku merayakan sepiku sendiri di dalam surat sebelumnya. Ingat? Walaupun surat-surat ini tak kan pernah sampai karena selalu ku simpan di laci kerjaku, setidaknya aku menganggap kertas-kertas ini adalah kamu yang sedang duduk diam mendengarku. Menyerap segala bentuk emosi yang berubah-ubah. Dimulai dari amarah, rindu, hingga peluh yang ku pikul.

Tapi tahukah kamu? Aku sedang bergembira sedikit tuan. Hembusan kabar tentangmu ku dengar sedikit rupanya. Dalam setengah tahun yang abu-abu tentang kabarmu, aku mendengar bahwa kamu sudah tidak bersama perempuan yang dulu itu lagi. Tapi sudah menggandeng perempuan baru. Cepat sekali hatimu berubah rupanya. Dan bahkan sudah kamu sudahi pula hubunganmu dengan perempuan ini. Lucu.

Mengapa kamu dengan sangat cepat dapat berpindah-pindah ke lain hati sedangkan aku setengah mati menangisimu selama satu setengah tahun ini? Tanpa pernah menerima orang baru yang mendekat. Padahal jika dipikir-pikir lagi untuk apa aku masih terus menangisimu? Kamu jelas-jelas sangat bahagia diluar sana. Mencari-cari tambatan hati sesuka hati, memilah-milah mana yang bisa membahagiakanmu, bertemu banyak orang baru dan menjalin banyak kisah. Sedangkan aku sendiri, tak berarti. Tak ada yang menemani menghapus segala kesepianku, tanpa hadirmu.

Satu tahun setengah ini, tuan. Aku mendengar kamu sedang sendirian sekarang. Sedang mencari-cari awal kisah baru? Apakah tidak bosan dan letih tuan? Bagaimana jika kamu sedikit menoleh ke arah belakang. Mungkin saja kamu dapat menemukan bunga cantik yang kamu lewatkan padahal sangat menunggumu kembali. Karena membangun cinta baru lebih sulit daripada kembali pada apa yang kamu lewatkan.

Penasaran bagaimana kisah selanjutnya? Yuk baca selanjutnya disini dua tahun setelah kepergianmu

----------***----------

kata kunci : sajak bersambung, cerita bersambung, kehilangan seseorang bertahun-tahun, cerita patah hati, puisi patah hati, cerita tentang kehilangan, susah move on.

8 komentar:

  1. Haseeek.... Salut sama seseorang yg bisa menulis. Kreatifitasnya jalan, saya paling susah kalo merangkai kata-kata

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah terima kasih banyak ya Adi :)

      Hapus
  2. asoy geboy.... ceriat yang menarik, diksinya apik. baca juga fiksiku ya di www.fiksitira.blogspot.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. terima kasih ya tira sudah berkunjung :)

      Hapus
  3. Kawaii kata2nya jadi terharu ane bacanya :v

    BalasHapus
  4. ceritanya kreatif sekali neng,barsambung sampe berapa sequel nih?

    ana dah follow blog ini ,follow back ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sampe banyak haha yok pantengin terus ya :)

      Hapus

penulis sangat membutuhkan kritik, saran serta semangat :)