Starry Sun

Rabu, 11 Januari 2012

terlambat mencintai

tuan
aku yang tahu kabarmu gimana tapi aku pura-pura gak tau. kenapa? karena aku tau kamu pasti baik-baik saja bersama dia dan aku berusaha untuk tidak mengetahuinya.

cinta memang misterius, gak pernah bisa tau momen yang tepat untuk datang. ntah itu disaat kamu lagi patah hati, ntah itu disaat kamu lagi pdkt sama orang lain, ntah itu disaat kamu lagi bahagia sama pacar kamu, ntah itu disaat kamu benar-benar butuh seseorang.


dan aku gak pernah berpikir untuk bisa mencintai kamu. yang aku tau aku selalu memikirkan kamu. yang aku tau aku selalu mencoba menarik perhatianmu. yang aku tau aku berharap kamu selalu di deket aku. dan satu lagi yang aku tau, aku gak pernah berniat mencintai kamu. aku gak mau dan gak pernah mau mencintai kamu. kalo aku bisa milih.

aku nggak pernah mau mencintai kamu. aku berusaha menolak dan mensugesti diriku sendiri bahwa kamu itu adalah sahabatku. tapi pertanyaannya, apakah aku tau bagaimana batasan antara sahabat atau lebih? apakah aku tau bagaimana batasan rasa sayang ke sahabat atau lebih? apakah aku tau perbedaan rasa cemburu sebagai sahabat atau lebih? sayangnya sampai sekarang aku gak bisa membedakannya. aku gak tau sampai mana batasannya. apakah aku sudah melewati batas atau nggak.

aku suka caramu memperlakukanku, aku suka caramu membuat aku menjadi yang terutama. aku suka caramu melindungiku. aku suka caramu memperhatikanku. aku suka saat aku menyandarkan kepalaku di bahumu saat lelah. aku suka saat kau menggandeng tanganku sambil mengayun-ayunkannya. aku suka saat kamu melemparkan lelucon yang bisa membuatku tertawa. aku suka saat kamu mengajakku menghabiskan waktu bersama. aku suka berbalas pesan denganmu. aku suka semuanya.

aku benci saat aku tidak suka kamu dekat dengan orang lain. aku benci diriku sendiri
aku benci saat melamun yang terpikir adalah kamu. aku benci saat kamu masuk ke dalam alam bawah sadarku. aku benci saat menyadari bahwa aku kehilangan kamu disaat kamu menemukan orang lain yang disebut kekasih. aku benci karena aku gak bisa berbuat apa-apa. karna aku hanya sahabatmu. dan seharusnya aku mendukungmu

kenapa terlambat? kenapa aku harus terlambat menyadari bahwa kamu terlalu berarti bagiku? kenapa aku harus terlambat? disaat kamu sudah mulai menemukan sebuah cinta dari orang lain. kenapa aku harus menyadari setelah itu terjadi?

dear kamu yang disana
aku tau kamu bahagia. aku berusaha untuk tidak mendekat lagi. perlahan jauh menjauhimu. bukan, bukan untuk membuat kamu tidak terganggu olehku. tapi itu semata-mata agar aku tidak membuat diriku semakin tenggelam. mungkin kamu nggak menyadari bahwa aku menjauhimu, karna yang aku jauhkan adalah hatiku.

----------***----------

kata kunci : sajak-sajak patah hati, kata-kata cantik, sajak-sajak kehilangan, sajak-sajak ditinggalkan orang, sajak-sajak masalalu, sajak-sajak galau, puisi tentang kehilangan seseorang, sajak-sajak sedih, puisi tentang patah hati, puisi tentang ditinggalkan seseorang, puisi cantik, puisi tentang melupakan masalalu, puisi tentang kekecewaan, puisi tentang penyesalan, puisi tentang merindukan seseoran.

6 komentar:

  1. Ah cinta, cinta, dan cinta.
    Bisakah sejenak kau pergi dariku?
    Eh sebentar, ku pikir lagi, rasanya aku dan kau tak bisa dipisahkan.
    Tapi, tolonglah, jangan menyiksa seperti ini...

    Ciyeee, itu bagus kak postingannya. Puitis. :3

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe kamu jg bisa nulis kayak ini fadilah :)

      Hapus
  2. ini kenapa dalam gini kata - katanya..

    BalasHapus
  3. hmm suit suit banget tulisannya

    BalasHapus

penulis sangat membutuhkan kritik, saran serta semangat :)