Starry Sun

Jumat, 17 April 2015

Kamu tidak akan pernah tahu rasanya

Pernahkah kamu punya orang yang spesial di hidup kamu? Oh pasti jawabannya pernah. Bukan itu sebenarnya pertanyaanku, tapi siapakah orang yang paling spesial di antara orang-orang yang lalu lalang di kehidupanmu? Pasti kalian punya satu nama. Entah itu orang terakhir yang pergi, entah itu cinta pertama, entah itu orang yang selalu ada di samping kamu, entah itu kekasih kamu yang sekarang, atau orang yang pernah menjadi bagian hidupmu dulu. Saya rasa setiap orang pasti punya orang yang paling spesial yang pernah ada. Termasuk saya sendiri.

Laki-laki itu bukan yang pertama, bukan pula yang terakhir yang pernah mengisi, bukan orang terbaik yang pernah ku temui, bahkan bukan orang yang selalu ada di samping saya. Tapi entahlah dia adalah orang yang paling spesial yang pernah ada.
Sosok yang sebenarnya banyak kekurangannya bagi saya. Sering pula saya banding-bandingkan perilakunya dengan orang sebelumnya. Tapi dia tetap orang yang paling spesial hingga saat ini. Belum ku temui orang yang spesialnya melebihi dia, bagiku.
Mungkin karena waktu-waktu yang dilewati sangat berharga dengan momen-momen yang sangat begitu banyak dilalui. Waktu-waktu yang dilewati sarat akan momen yang sulit dilupakan. Tidak biasa bagi saya. Dan menjadi sebuah kebiasaan yang suliiiiiit sekali dilupakan dan dilepaskan. Sehingga ketika dia memilih untuk pergi, bukan hanya kehilangan raganya saja tetapi aku kehilangan jiwanya. Ada banyak sekali jiwanya yang melekat dalam kalbu ini. Bukan, ini bukan sesuatu kata yang lebay yang biasa aku jadikan sebuah puisi. Tapi ini memang yang aku rasakan. Yang mungkin tidak bisa dimengerti oleh orang lain.

Kamu tidak akan pernah rela ketika orang yang paling spesial di hidupmu pergi dengan orang lain, walaupun kamu sendiri sebenarnya sudah memiliki pengganti. Percayalah, kamu tidak akan pernah rela. Walaupun sebenarnya sudah lama sekali terhitung sejak terakhir bertegur sapa. Walaupun sudah terbiasa tidak ada kehadirannya lagi. Walaupun sudah benci sekali kamu dibuatnya padanya. Percayalah, kamu tidak akan pernah rela ketika dia sudah menemukan pendampingnya. Sekuat apapun kamu bertahan, sekuat apapun kamu melawan, sekuat apapun kamu bicara bahwa itu biasa saja. Sekuat itulah kamu tidak rela.

Ketika kamu melihat poto barunya di penggantian display picture bbm bersama dengan kekasih barunya. Ada banyak perasaan yang runtuh dan dengan tanpa sengaja jari jemarimu akan memilih scroll layar dengan cepat agar tidak melihat poto yang dulu biasanya denganmu itu. Ketika kamu melihat party yang dulu tidak pernah kamu rayakan bersamanya padahal sudah lama bersama, sekarang kamu mengetahui bahwa dia bahagia menjalani party dengan kekasihnya. Dengan tanpa disuruh matamu berbuih lara. Ada banyak sekali pertanyaan seputar, mengapa tidak pernah aku dibuatkan seperti ini dulu. Begitu kan perasaanmu?

Kamu tidak akan pernah mengerti betapa sulitnya menyibukkan diri agar tidak terpikir tentangnya yang bahagia tidak bersamamu. Dan sangat sibuk menshare kegiatan-kegiatanmu agar terlihat bahagia. Padahal? Sedih sekali. Sungguh sedih. Ketika puas menshare semua kegiatan bahagiamu pada khalayak padahal sebenarnya hanya satu tujuanmu;agar dilihat olehnya. Agar dia mengira bahwa kamu tetap bahagia walaupun tanpanya. Bahwa kamu baik-baik saja. Bahwa selama ini dia hanya menjadi penghalang untukmu bahagia.

Kenyataannya? Kamu selalu melihat apa saja kegiatannya sekarang. Apa kabarnya sekarang. Bagaimana dia bersama kekasihnya. Apakah kekasihnya membuatnya bahagia? Apakah dia bahagia dengan kekasih barunya? Apakah dia lebih bahagia tanpamu? Kenyataannya kamu sangat peduli walaupun tidak pernah bertanya atau bertegur sapa langsung dengannya. Kamu mencari segalanya dengan berbagai cara tanpa siapapun tahu bagaimana caranya dan tanpa siapapun tahu bahwa kamu adalah orang yang paling peduli dengannya.

Padahal sudah lama sekali tidak berbicara dengannya, tidak melihat manik matanya, tidak menyentuh kulitnya, tidak mendengar suaranya. Yang dilakukan hanya merindukan sosoknya. Memeluk erat boneka yang pernah diberikannya padamu setiap malam ketika tidur, dan melihat poto-poto bersamanya yang sangat banyak di laptopmu di berbagai momen dan kesempatan dengan mata berkaca-kaca merindukannya. Padahal sudah dihapus bersih poto-poto itu dari hpmu tapi tetap saja kamu mencari celah untuk dapat menflashback semua kejadian untuk sekedar meruntuhkan sedikit rindu.

Juga kenangan-kenangan yang seliweran silih berganti selama beberapa tahun bersama. Apalagi jika kamu menemani dia dari bukan apa-apa, bukan siapa-siapa, menemani dia dari masa kuliahnya yang sulit dan penuh kesibukan pula momen yang tak tergantikan seperti perjalanan panjang yang setiap hari dilalui dengan kepala yang menyandar di bahunya dan tangan yang selalu didekapnya. Saling menunggu selesai perkuliahan untuk sekedar menikmati perjalanan panjang yang begitu-begitu saja setiap harinya. Tapi tak pernah bosan dijalani. Tak bisa juga diulang pada orang yang berbeda. Sehingga ada banyak sekali runtuhan airmata ketika mengingatnya.

Kalian tidak akan tahu rasanya bagaimana melihatnya sekarang bahagia bukan denganmu. Kalian tidak akan tahu rasanya seperti apa melihat orang yang paling spesial yang pernah singgah pergi bersama orang lain dan meninggalkanmu. Kalian tidak akan pernah tahu rasanya kecuali merasakannya sendiri. Tapi tetap saja, kamu tidak boleh memaksanya mengubah kebahagiaannya sekarang. Nikmati saja dia sebagai kenangan, mungkin dia memang orang yag paling spesial yang pernah ada. Tapi dia mungkin bukan orang yang tepat untukmu. Biarkan dia terkubur di dasar hati tanpa muncul lagi di permukaan. Hanya saja maklumi ketika pantulan cahayanya muncul sedikit mengusik mata.

Jadi, siapa orang paling spesial di hidupmu?

kata kunci :  tentang orang yang spesial, tentang masalalu, tentang ditinggalkan orang yang spesial, tentang ditinggalkan, mengingat masalalu

17 komentar:

  1. Orang yang paling spesial di hidupku adalah Allah SWT, lalu Orang Tua, Keluarga dan sahabat blogger... asiiik... hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe pastinya. Tapi yang ditanya dlm konteks percintaan :D

      Hapus
  2. Yang paling spesial adalah pacar kuuu :D

    BalasHapus
  3. Ane suka ama cwe udah lama, gk brani ngungkapin.. kira" harus gmn?


    Download Game dan Software Terbaru
    www.gameisoft.blogspot.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Coba percaya diri dulu untuk nyatain. Apalagi udah lama suka kan daripada penasaran :)

      Hapus
  4. Yang paling spesial ibu trus ibu lagi dan ibu lagi baru bapak... #happyBlogging

    BalasHapus
    Balasan
    1. Keluarga memang paling spesial apalagi ibu :)

      Hapus
  5. Hanya dua orang yang spesial dalam hidup ku, Ibu dan Mantan terakhirku :'))
    Ciee gituu...

    BalasHapus
  6. Selalu ada yang spesial di hati setiap manusia,, tulisannya keren euyyy

    BalasHapus
  7. Realita banget mbak :"D
    orang yg paling spesial yaa dia yg datang hanya untuk mendewasakan tapi sayang bukan untuk menetap :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya org spesial hanya utk mendewasakan :D

      Hapus

penulis sangat membutuhkan kritik, saran serta semangat :)